Close

Bayang

mahabis.com

Kamu layaknya sebuah bayangan
Melekat namun tak dapat ku gapai
Nampak namun tak dapat ku genggam
Kamu hanya selalu menguntit

Tak berani menatap, namun tak mau menjauh.

Kadang aku memutuskan untuk berhenti sejenak,
Mencari tempat teduh agar aku tak melihatmu..
Agar bayangmu tak mengganggu langkahku..
Namun terkadang, aku putuskan untuk tetap melangkah bahkan berlari..
Aku tau sejauh apapun, kamu akan tetap ada.
Sebagai penyokong atau sebagai penghalang.
Karna nyatanya, kamu melekat.

Ada saatnya, pasti.


Ada saatnya,
Dimana langkah ku akan tegap berjalan dengan segala kamandirianku


Ada saatnya,
dimana aku tidak akan ragu untuk memilih dan kecewa atas pilihanku


Ada saatnya,
Dimana aku akan menjadi pribadi yang lebih tangguh dan berani menerjang badai kehidupanku


Ada saatnya,
dimana aku akan menciptakan keserasian antara hati, pikiran, dan tindakanku

Berlarilah, Tentukan arahmu.

m.frenys.com

Kami terlalu sering berada di situasi yang serupa. Hanya saja Aku memutuskan untuk berhenti sedangkan Kamu terus berlari.

Tapi berlarilah sendiri.
Tentukan arahmu dan jangan menoleh, walau sekali.

Aku baru saja menuliskan nya, pertemuan tiba-tiba yang membuatku menaruh sedikit harap.
Barangkali ada cerita yang terbentuk dari pertemuan ini.

Yang kusayangkan, ternyata harus lebih dulu usai sebelum aku selesai menuliskan nya.

Baiklah. Perdebatan kita selesai.